lirih piluh seorang ibu

03Agu03

jancok jancok jancok
di mana keadilan itu
saat ibu di pisah kan dengan anak nya
tanpa bisa melawan keadaan
hanya rasa kepasrahaan akan sebuah realita hidup yang suram dan hitam
pendidikan yang semakin mahal dan hanya menjadi milik orang kaya
di mana rakyat miskin hanya bisa memimpi kan nya
karena universitas negeri telah di swasta kan
harga susu , makanan bayi pun kini semakin mahal
oh lirih piluh seorang ibu
bukan hanya itu sesal nya
aku pun bagian hitam dari keadaan
ya mungkin konsekuensi dari sebuah keadaan yang harus ditanggung seorang pelacur
ya ya aku seorang pelacur
semua orang tahu kan apa itu pelacur
oh lirih piluh seorang ibu
ketika harus menyerah kan anak nya pada buaian keadaan dan pangkuan ibu lain
berharap masa depan yang cerah untuk anak nya
oh lirih piluh seorang ibu
merindukan anak nya kembali
ya ya aku seorang pelacur
dan karena aku seorang perempuan lacur
keadaan merenggut hak ku sebagai seorang wanita
keadaan membiar kan rahim ku merindu
ya ya aku seorang pelacur
dan karena aku seorang perempuan lacur
keadaan merenggut hak ku untuk menjadi seorang ibu
karena seorang pelacur sudah kehilangan hak nya
ketika ia menggadai kan tubuh dan harga diri nya
pada keadaan
dan dengan sendiri nya manusia-manusia congkak itu
tidak menganggap nya sebagai manusia lagi
karena itu doa seorang pelacur pun diharam kan di negeri ini
kata mereka
karena negeri ini
negeri mereka
ya ya aku seorang pelacur
dan masih di sini
di negeri mereka
negeri yang congkak karena kepunyaan manusia-manusia yang congkak
ya ya aku seorang pelacur
masih menjadi bagian hitam dari keadaan
dan masih merindu rahim ku

Iklan


No Responses Yet to “lirih piluh seorang ibu”

  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: