realita
Tersudut dalam bagian lingkar dunia
Di sebuah pojokan realita
Yang membuat ku tidak bisa berbuat apa-apa
Ketidak berdayaan ku , apresiasi dan pola pikir masyarakat
Dengan moral dan dalih-dalihnorma-norma nya
Menbuat aku tersudut , terisolisasi , dalam hingar bingar slogan-slogan moral yang di dengunkan oleh mereka kaum pemuka masyarakat bahkan pemuka agama
Ya aku sebagian kebobrokan dari sebuah keadaan
Tekanan hidup , atau keterpaksaan aku kurang mengerti
Dalam hidup aku selalu ingin bahagia
Walau aku selalu tertawa dalam tangisan panjang setiap malam
aku yang selalu dipojokan bahkan ingin disingkir kan
tanpa sebuah bantuan solusi
ya aku yang sudah tak punya apa-apa
jangan kan tubuh harga diri pun ku jual
demi menyambung hidup
ya aku yang bisa di jual mukicari ,suami ku bahkan bapak atau ibu ku
ya aku memang bunga liar yang bisa di petik kapan saja
bahkan di mana saja
bunga liar , bunga jalanan , bunga ranjang
Filed under: Realita | 3 Comments

perih sekali catatan kecilmu…
Salut dengan tulisan-tulisan anda..
Tulisan-tulisan dengan kualitas dan kuantitas seperti ini hanya bias dilahirkan oleh beberapa orang saja..
mampir pada setiap penyair, Minal aaidzin maaf lahir bathin