berdiri diantara kedinginan hati
berjalan diantara keletihan nurani
berlari-lari diantara kelesuan jiwa
wajah-wajah bertopeng iman
dengan dogma-dogma yang cenderung feodal
si bisu berteriak dengan keras
si buta memicingkan mata tajamnya
si tuli mendengar dengan tertekan
sedang si penjilat, si pengecut
mendengar dan menjawab “iya”, “tidak”
wajah-wajah bertopeng tertawa keras menjajah hati penjilat,
pengecut dengan bertengger diatas kekuasaan
sedang si buta, si tuli dan si bisu hanya bisa diam dengan menekan-nekan
dan memendam bara api di tungku hatinya
tanpa ada kekuatan untuk memberontak
“karena dia akan jadi pemberontak”
ya…pemberontak darahnya sendiri…adatnya sendiri
serta kebiasaan-kebiasaan yang dipertuankan
sebeb wajah-wajah bertopeng sangat gila hormat dan penghargaan
karena harga mereka lebih rendah dari sampah
menggunakan dogma-dogma untuk mendoktrinasi si bodoh yang tertekan
berjuta sumpah serapah dari si bodoh untuk wajah bertopeng
semoga engkau masuk neraka dan mati dengan tersiksa



No Responses Yet to “pengecut dengan bertengger diatas kekuasaan”  

  1. No Comments Yet

Leave a Reply